Perusahaan Berbadan Hukum dan Tidak Berbadan Hukum

Pelaku usaha yang baru ingin memulai membuat suatu perusahaan, maka hal yang pertama yang perlu ia tentukan adalah memilih bentuk atau jenis perusahaan yang akan didirikan.

Setidaknya terdapat beberapa jenis atau bentuk perusahaan yang biasa akan dipilih seperti apakah berbentuk PT, CV, Firma, Persekutuan Perdata atau yang lainnya.

Untuk menentukan jenis perusahaan yang didirikan pastinya perlu memahami terlebih dahulu perbedaan antara perusahaan yang berbadan hukum dan perusahaan yang tidak berbadan hukum.

 

PERUSAHAAN BERBADAN HUKUM

Perusahan yang berbadan hukum merupakan salah satu jenis badan usaha  yang memisahkan harta kekayaan pendiri/pemiliknya dengan harta kekayaan perusahaan.

Bila didalam perusahaan tersebut terjadi suatu pemisahan harta, maka ketika terjadi suatu problem hukum kedepannya, maka perusahaan itu hanya dapat dituntut ganti kerugian hanya sebatas harta kekayaan yang dimiliki perusahaan tersebut.

Dalam praktek, perusahaan yang berbadan hukum ini kebanyakan dibuat dan dibentuk oleh pengusaha dalam skala menengah dan atas dengan alasan terdapatnya modal minimum yang harus dikeluarkan dalam mendirikannya.

Sebagai contoh dalam mendirikan Perseroan Terbatas (PT) ditentukan modal dasar yang perlu dipersiapkan adalah Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) dengan paling sedikit  12,5% (dua belas koma lima persen) ditempatkan dan disetor.

Adapun jenis badan usaha berbadan hukum ini, seperti :

  1. Perseroan Terbatas (PT);
  2. Koperasi;
  3. Badan Usaha Milik Negara (BUMN);
  4. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

 

PERUSAHAAN TIDAK BERBADAN HUKUM

Perusahaan yang tidak berbadan hukum merupakan salah satu jenis badan usaha yang tidak memisahkan harta kekayaan pendiri/pemiliknya dengan harta kekayaan perusahaan.

Bila didalam perusahaan tersebut tidak terjadi suatu pemisahan harta, maka ketika terjadi suatu problem hukum kedepannya, perusahaan itu  dapat dituntut atau diminakan ganti kerugian  tidak hanya kepada harta kekayaan perusahaan itu sendiri, akan tetapi termasuk harta pribadi pendiri/ pemiliknya.

Salah satu kelebihan dari jenis perusahaan ini adalah modal yang dibutuhkan dalam pendiriannya tidak ditentukan dalam aktak pendiriannya, sehingga tergantung kesepakatan para pendiri/pemiliknya.

Dalam kraktek, jenis atau bentuk perusahaan ini banyak dibentuk untuk usaha usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Adapun jenis perusahaan yang tidak berbadan hukum, yaitu:

  1. CV (Persekutuan Komanditer);
  2. Firma; serta
  3. Persekutuan Perdata.

 

Bila anda ingin berkonsultasi mengenai pendirian perusahaan dengan konsultan kami, maka silahkan hubungi LEGAL OFFICE di : 

Telepon/ WhatsApp : 0811-880-1890

Email : mitra@legaloffice.id

Share:
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pilihan Kami